Politik Dinasti dalam Launching Memuput Rindu?

Sah, 25 karya (puisi, cerpen, prosa liris, drama, catatan perjalanan) dari 17 penulis mengisi edisi demo Memuput Rindu: Antologi Reuni Absurd Generation. Sesuai rencana sebelumnya, Memuput Rindu Edisi Demo hanya tersedia dalam versi digital, dan bisa kita nikmati pada link ini. Masih dengan watermark. Versi tanpa watermark mungkin akan di-publish dan dapat dibeli secara gratis di HENBUK, sebuah platform jual beli buku digital. Sudah ada tawaran dari owner-nya, dan mungkin nanti akan saya jajagi kembali melalui Chief Operations Officer-nya. Kebetulan keduanya juga menyumbang karya dalam antologi ini.

Aroma dinasti klan Santosa sangat terasa dalam antologi ini. more »

Bank Data

ku coba
       mendidihkan
bercak tanganmu
membiarkan rasa purba
       menggelinjang

Beberapa hari yang lalu, Kamillo Yulisukma menghubungi saya untuk membuat janji ngopi bareng. Dia ingin mengkonfirmasi penyebutan namanya dalam tulisan saya sebelumnya, Akhirnya, Sejarah Itu akan Terungkap! (Versi Lain). Namun pada akhirnya obrolan kami tidak hanya sebatas topik tulisan itu, more »

18 Apr 2024, 21:08
Antologi Puisi
by

2 comments

Merombak Memuput Rindu

Sampai di mana proyek antologi Memuput Rindu? Edisi demonya sebenarnya sudah siap diluncurkan. Draft terakhir memuat 26 karya (puisi, cerpen, prosa liris, catatan perjalanan) dari 15 penulis yang mewakili alumni Absurd Generation dekade 1990-an, 2000-an, dan 2010-an. Namun jika ada yang memperhatikan dan membandingkan draft awal dengan draft saat ini, ada sebuah perbedaan yang sangat mencolok. Apa itu? Mari saya jelaskan.

Semula, Memuput Rindu diniatkan sebagai Reuni Besar Lintas Generasi Teater Angin. Namun, ketidak-pede-an membuat saya berpikir untuk merombak niat itu. Hal ini berkaitan dengan beberapa informasi mengejutkan more »

11 Apr 2024, 21:08
Antologi Puisi
by

leave a comment

Terpaku — Vivi Lestari

Di sini
menatap asap peleburan
yang memercik menjadi nyala api
sesayup gamelan Dewa Yadnya
menghempaskanku,
membakar atmaku
bajra pemangku nyaring terdengar
mantra puja jelas kuingat
tapi aku asing di duniaku more »
8 Apr 2024, 20:17
Person Puisi
by

leave a comment

Vi

Tanggal 28 April dijadikan sebagai Hari Puisi Nasional, merujuk pada wafatnya Chairil Anwar pada tanggal 28 April 1949. April memang telah menjadi bulan yang keramat bagi dunia sastra di Indonesia. Selain Chairil Anwar, tokoh sastra yang berpulang di bulan April diantaranya Danarto (10 April 2018), yang cerpennya berjudul Godlob pernah dimainkan anak-anak Angin dalam Lomba Baca Cerpen PSR tahun 1990-an. Mahaguru puisi, Umbu Landu Paranggi, juga menghembuskan napas terakhir di bulan April, tepatnya 6 April 2021.

Tahun ini pun dunia sastra kembali berduka di bulan April. Yudhistira ANM Massardi, more »

Akhirnya, Sejarah Itu akan Terungkap! (Versi Lain)

Beberapa minggu lalu, judul ini pernah saya pakai. Waktu itu saya merujuk pada sejarah tentang penyematan Absurd Generation pada Teater Angin. Kali ini judul itu saya pakai kembali, namun merujuk pada hal lain. Sejarah yang akan terungkap itu adalah sejarah tentang berdirinya Teater Angin! Sebenarnya ini masih ada kaitannya dengan perkara ulang tahun yang keliru, tapi saya enggan untuk membuat part 3 dari tulisan itu. Jadi, mari kita mulai saja.

Awalnya ketika saya bertandang ke Jatijagat Kehidupan Puisi, bertemu dengan Dimas Hendratno, untuk meminta restu penerbitan Memuput Rindu. Di sela obrolan, dia bercerita tentang rencana Ibu Putri Suastini more »

21 Mar 2024, 21:08
Puisi
by

1 comment

Tongkat Estafet Masih Dipegang Wahyu

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki berguling di jalan

Akhirnya tiba giliran saya untuk membacakan puisi W.S. Rendra berjudul Gerilya dalam lomba baca puisi di Banjar Semila Jati. Sebelum naik panggung kepercayaan diri saya begitu tinggi. Saya sangat yakin dengan hasil latihan mandiri saya, walaupun dilakukan dengan membaca dalam hati dan berbisik, serta mengganti puisi tanpa sepengetahuan pelatih, Wahyu Dhyatmika.

Namun ketika saya mulai menyenandungkan nada-nada more »

14 Mar 2024, 21:08
Puisi
by

leave a comment

Tongkat Estafet Dipegang Wahyu

Untuk mengasah mental tampil anak-anak angin, sangat banyak ajang lomba yang bisa diikuti. Salah satunya adalah lomba baca puisi, yang jaman dulu sangat marak dilaksanakan di Denpasar. Penyelenggaranya beragam, mulai dari Sanggar Minum Kopi, STT Br. Semila Jati, hingga Pemda dalam ajang PSR.

Cerita kali ini adalah seputar lomba baca puisi di Banjar Semila Jati. Terdengar aneh? Banjar mana yang sempat-sempatnya mengadakan lomba baca puisi? Ya itu, Banjar Semila Jati, di bilangan Jalan Gunung Agung. Salah satu tokoh banjar merupakan anggota Sanggar Minum Kopi, saya lupa namanya, beliaulah inisiator untuk mengadakan lomba baca puisi di banjar itu. more »

Reuni Besar Lintas Generasi Teater Angin

Ramalan Tan Lioe Ie berdasarkan buku kumpulan puisinya, Ciam Si.
Menara cahaya menerangi taman air
Angin istana meniupkan rindu
Dua anak tangga lagi tahta dicapai
Kilau impian terang terwujud more »
29 Feb 2024, 21:08
PSR Puisi
by

leave a comment

Sampun Ngopi?

Pada tulisan yang ini, saya mengatakan bahwa lomba baca puisi PSR pertama kali diselenggarakan saat saya kelas tiga. Setelah diingat-ingat kembali, sepertinya saya salah. Waktu itu saya masih kelas dua, sehingga belum ada Candra Idiot di Teater Angin, dan adegan latihan antara Ardita dan Candra Idiot tentu menjadi fiktif pada saat itu. Tapi biarlah tulisan itu tetap seperti itu, untuk menambah efek dramatis dengan bumbu-bumbu yang gurih.

Lomba baca puisi PSR waktu saya kelas tiga, akan saya ceritakan kali ini, dengan tokoh utama, sebut saja Budi. Waktu itu Budi masih kelas satu, seangkatan dengan Candra Idiot, sehingga wajib mengikuti lomba baca puisi more »

  • Recent Comments

  • Random Posts

  • Anginers

  • Next Random Story

    Kena.ajian.sirep Anak.muda Lautan Konvoi Adhi.runner.up Suling.bambu.peniru.rindik Malioboro Eksperimen.eksperimen Sekre Maaf.saya.tidak.tahu.perubahan.no.undi Klan Wahyu.gagal.mengkader.wira Wisata Ratna Sucahya.jangan.diajak Keroyokan.cerpen Dispen.nonton.film Angin.biang.demo Paria Antologi.bersyarat Sibang.kaja Kita.pasti.main Sampun.ngopi? Toya.bungkah Tuan.puteri Kisah.kisah.inses Ngetekok.metaluh Nigna Orang.asing.ketiduran Kami.siap.dimana.saja Kebersamaan.&.makanan Bajuku.mana.man?! Tas.campil.club Ciam.si.reuni Pula.suda.mala! Kalian.duduk.di.depan! Sanggar.minum.kopi Marah.turun.di.sawah Lombok.here.we.come The.absurd.gen Woi.ban.bocor Rest.in.peace Yang.masih.sama Granat Di.hadapan.tentara Ketua.menangis Tentang.angin Di.tokopedia Camot.penculik Ada.apa.dengan.kamis Vivi Memuput.rindu Meniru.orang.asing