11 Aug 2022, 08:21
Intermezo Lautan
by

15 comments

Perkara Ulang Tahun yang Kerilu (Part 1)

(Cat.: Jika ramai, lanjut Part 2….)

Maaf, beberapa bagian text pada screenshot ini saya sensor karena tidak meminta ijin pada pemiliknya, semoga tidak menjadi masalah.

Ini perkara, lumayan pelik. Jika Anda sudah siap untuk mendelik, mari kita mulaik. Hidup Adam Malik! Jadi beginik…. Eh, tapi sebelumnya, disclaimer dulu ya. Mungkin tulisan ini akan menjadi panjang, membosankan, dan melelahkan. Jadi, bagi yang merasa tidak biasa membuang-buang energi dan waktu berharganya, bisa berhenti sekarang. Daripada Anda di akhir, akhirnya misuh-misuh? Tapi gpp sih, kalau cuma misuh-misuh doang, yang penting kita ndak misah-misah, atau jadi musuh-musuh…. Masih mau lanjut? Kasi info masseeetettetet tetettetet tetet….

more »

MAS = Malam Apresiasi Sssttt… [2]

Tulisan ini sedianya diposting pada bulan Februari 2010, sebagai lanjutan dari tulisan yang ini, sebuah review dari kegiatan Malam Apresiasi Sastra anak-anak angin di tahun 2010. Entah kenapa dulu saya tidak bisa menyelesaikan tulisan ini, lupa. Saya posting aja deh ya….

Nah, mari kita mulai dari bisikan penonton yang ada di sebelah saya. Katanya, pementasan lumayan bisa dinikmati, alur cerita mudah dipahami, dan dia sangat menikmati bagian gerak gestur pada teaterisasi puisi di tengah pementasan, yang ditarikan seorang pria dan dua wanita, more »

16 Jul 2020, 21:08
Kuliner
by

2 comments

Nasi Goreng Ratna

Pada beberapa tulisan sebelumnya, saya selalu menyebut nasi goreng Ratna untuk membandingkan nilai uang jaman saya SMA dengan nilai uang saat ini. Tulisan-tulisan tersebut ada di sini, sini, sini, dan terakhir di sini. Dulu, seporsi nasi goreng di warung langganan kami, terletak di Jalan Ratna, hanya 600 rupiah saja. Saat ini, setelah 25 tahun berlalu, harganya sudah berlipat menjadi 10.000 rupiah.

Phalayasa yang memperkenalkan warung itu kepada saya, sekitar tahun 1995. Pada suatu latihan, Phala mengajak saya kabur bersama Gantet dan Dimas ’98. Nongkronglah kami di warung nasi goreng Ratna. Menunya, selain nasi goreng, adalah aneka masakan Cina semacam capcai, more »

Nge-borju Sejenak di Malioboro

Pada suatu Minggu pagi, beberapa anak angin berwisata ke Pantai Sanur, kalau tidak salah tepatnya di Pantai Karang, tanpa Adhi Tiana. Ya, pagi itu adalah jadwal keberangkatan Adhi ke Jakarta untuk menerima hadiah sebagai runner-up lomba cipta cerpen tingkat nasional. Kami tidak tahu jam berapa penerbangan Adhi ke Jakarta, tapi setiap ada pesawat melintas di langit, kami akan melambaikan tangan sekaligus berteriak kegirangan, “Adhiii… Adhiii…,” sembari membayangkan Adhi yang kumal dilayani oleh pramugari cantik nan putih mulus.

Singkat cerita, Adhi kembali dari Jakarta dengan membawa banyak oleh-oleh, diantaranya beberapa naskah drama dan buku-buku, more »

25 Jun 2020, 21:08
Person
by

leave a comment

Adhi Pindah ke SMA 7?

Pada postingan sebelumnya, Adhi Runner Up, saya menceritakan kejadian pemanggilan Adhi Tiana ke ruang kepala sekolah setelah aksi pembakaran di lapangan tenis oleh beberapa oknum anak angin. Tapi saya agak sedikit ragu. Bisa jadi pemanggilan Adhi terjadi setelah dia kepergok merokok di lingkungan sekolah. Maka, saya buatkan versi lain dari Adhi Runner Up.

Suatu ketika, saya mendapati Adhi merenung sendiri di pojokan. Tampang bijaksananya hilang, berganti kemurungan, yang memperburuk tampilan tidak rapinya.

“Ada masalah apa, Dhi?” tanya saya berusaha berempati. more »

18 Jun 2020, 21:08
Cerpen Person
by

1 comment

Adhi Runner Up

Jika sampai saat ini belum ada renovasi, maka tepat di titik tengah lapangan tenis yang kadang dipakai tempat latihan anak angin akan terdapat bercak-bercak hitam bekas terbakar. Itu adalah ulah dari beberapa oknum anak angin, yang iseng memanfaatkan bangku-bangku bekas tak terpakai untuk sekedar digunakan api unggun penghangat badan. (Atau sebagai sarana pemanggang ayam, saya agak lupa….)

Beberapa hari setelah kejadian bakar-bakaran tersebut, ada pesan dari kantoran ke kelas saya meminta agar Adhi Tiana menghadap Pak Mustika, kepala sekolah, segera. Ini masalah! more »

11 Jun 2020, 21:08
Cerpen Puisi
by

4 comments

Keroyokan Cerpen

Ada yang masih ingat dengan beberapa baris dalam puisi saya, Insomnia? (1) Gadis penjual sesajen kepada Tuhan; (2) sengketa nenek penari tepi desa; dan (3) aturan dilanggar peraturan. Masing-masing kalimat tersebut merupakan tema cerpen dari tiga anak angin yang pernah mengirimkan karyanya dalam lomba cipta cerpen tingkat nasional pada tahun 1996, yaitu Rahayu Ujianti, Adhi Tiana, dan saya sendiri.

Saya lupa bagaimana awalnya. Tapi, sepertinya kisah ini dimulai ketika Bu Purwani memberikan selembar brosur tentang lomba cipta cerpen tingkat nasional. Lalu disosialisasikan kepada anak-anak angin, kemudian diam mengendap begitu saja. Ajaibnya, suatu hari, more »

9 Jun 2020, 00:03
Intermezo
by

12 comments

Pemanasan Dulu, Ahhh….

OK. Terlebih dahulu, mari kita rapal bersama mantranya, “Setiap Kamis, jam sembilan malam, lewat delapan menit, akan selalu ada kisah baru.” Sejak postingan terakhir pada blog ini, sampai saat ini, ternyata telah terlewatkan 333 Kamis tanpa kisah baru. Jika sekali siklus Kamis dianggap sebagai satuan hari, maka kurang 33 hari saja untuk menjadi setahun Kamis (kabisat). Menyadari secara kebetulan berderetnya angka 3, maka ada 3 hal yang segera saya lakukan untuk berusaha membangkitkan kembali blog ini.

Pertama, saya baca ulang seluruh postingan dari awal sampai akhir, termasuk sebagian besar komen, more »

15 Aug 2013, 11:46
Angin
by

leave a comment

Video Sosialisasi Teater Angin 2013

Selamat sore. Saya menemukan sebuah video buah karya adik-adik Teater Angin Smansa untuk sosialisasi Teater Angin saat MOS 2013. Katanya sutradaranya Audra Theo Kusuma (Waka 1 TA 2012/2013). Silahkan disimak di sini dan sini.

Terima kasih. Salam ANGIN!!!

  • Recent Comments

  • Random Posts

  • Anginers

  • Next Random Story

    [Kena.Ajian.Sirep] [Anak.Muda] [Keroyokan.Cerpen] [Adhi.Runner-Up] [Malioboro] [Eksperimen.Eksperimen] [Maaf.Saya.Tidak.Tahu.Perubahan.No.Undi] [Wahyu.Gagal.Mengkader.Wira] [Wisata] [Ratna] [Sucahya.Jangan.Diajak] [Lautan] [Dispen.Nonton.Film] [Angin.Biang.Demo] [Antologi.Bersyarat] [Sibang.Kaja] [Kita.Pasti.Main] [Sampun.Ngopi?] [Toya.Bungkah]